Tidak Menumpang Lewat

Karya Hiba Abu Nada

Terjemahan bahasa Indonesia oleh Eliza Vitri Handayani

Dari terjemahan bahasa Inggris oleh Huda Fakhreddine

Karya @hussein.__art & @mayarnateel,
via @flyers_for_falastin

Kemarin, kata bintang

pada cahaya kecil di hati,

Kita bukan cuma makhluk sementara

yang menumpang lewat.

Jangan mati. Di bawah kilau ini

beberapa pengembara terus

berjalan.

Kamu diciptakan dari cinta,

Maka bawalah hanya cinta

Bagi mereka yang gemetar.

Suatu hari, semua kebun menyembulkan

Dari nama kita, dari apa yang tersisa

Dari dambaan hati semua.

Dan sejak ia matang, bahasa kuno ini

Telah mengajarkan kita cara menyembuhkan sesama

Dengan kerinduan kita,

Cara menjadi wangi yang surgawi

Cara melepaskan cengkeraman paru-paru: mendesahlah

Tariklah napas

Dengan halus, kita menyapu luka

Bagai perban penuh tujuan, sebersit kelegaan,

sebutir aspirin.

Wahai cahaya kecil di hati, jangan mati

Bahkan andai seluruh galaksi di dunia ini

Runtuh ripuh

Wahai cahaya kecil di hati, katakan:

Masuki hatiku dalam damai.

Kalian semua, ayo masuk!

Kembali ke Daftar Isi

Hiba Abu Nada adalah seorang penyair, novelis, dan pendidik Palestina. Novelnya الأكسجين ليس للموتى (Oksigen Bukan untuk Orang Mati) memenangkan tempat kedua dalam penghargaan Sharjah untuk Kreativitas Arab 2017. Ia tewas di rumahnya di Jalur Gaza akibat serangan udara Israel pada 20 Oktober 2023. Usianya 32 tahun.

Eliza Vitri Handayani adalah penulis, artivis, dan penerjemah.

Huda Fakhreddine adalah Associate Professor sastra Arab di University of Pennsylvania. Ia adalah seorang penulis, penerjemah, dan penulis sejumlah buku ilmiah.

Puisi ini dalam bahasa Inggris pernah diterbitkan oleh Mizna.org bersama ArabLit, serta dalam koleksi POEMS for PALESTINE, oleh Publishers for Palestine.