Surat untuk Zena

Karya Eman al-Astal

Terjemahan bahasa Indonesia oleh Eliza Vitri Handayani

untuk mengenang jurnalis Ismail al-Ghoul

Karya Shahad Rajab @shahd_rajab51 dari Gaza, via @flyers_for_falastin

Bilang padanya dia cahaya mataku

Bintang yang menuntun malam-malamku

Bilang padanya aku sangat kangen memeluknya

Merasakan tangannya yang mungil dan lembut di leherku

Jangan bilang tentang unicorn

Yang tak bisa aku berikan sendiri sebagai hadiah kejutan—

Bawakan padanya, dan cium matanya.

Jangan bilang tentang lapar yang menggerogotiku

Tapi belikan dia anggur dan dua butir apel

Jangan bilang kepalaku terpenggal. Jangan takuti dia.

Bilang betapa dalam aku rindu padanya.

Betapa hatiku menua tanpa dirinya.

Betapa aku menangis waktu mereka memisahkan kita.

Bagai daun di tempat dingin, jatuh sendiri

Tanpa angin yang meniupnya ke selatan.

Bilang padanya aku harus tetap di utara.

Bilang padanya aku ini penyampai kebenaran

Dan mereka takut pada penyampai kebenaran.

Mereka membungkam kata-kata kita selamanya.

Tapi aku benih, yang dikubur

Untuk mekar pada masa depannya

Dia begitu muda, permata hidupku.

Sebentar lagi dia dua tahun.

Hujani dia dengan cinta

Beri dia mahkota seorang putri

Dan bawa ke perairan yang dia cintai

Tapi jangan pernah lupa untuk menjaganya

Kalau dia rindu padaku

Janjikan padanya kita akan bertemu lagi di surga.

Cium pipinya yang kemerahan untukku

Dan selipkan fotoku di bawah bantalnya.

Kalau dia takut saat malam

Jangan biarkan dia menangis.

Dekap dia erat ke hatimu

Dan bisikkan nina bobo favoritnya

Dan katakan betapa aku cinta padanya.

Kembali ke Daftar Isi

Eman Al-astal adalah seorang penulis konten lepas dan penerjemah; ia menempuh pendidikan sarjana Sastra Inggris di Universitas Islam Gaza dan lulus hanya satu bulan sebelum genosida 2023 dimulai. Selama masa akademisnya, dan untuk membangun komunitasnya,

Puisi ini diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh We Are Not Numbers, inisiatif yang memberdayakan para penulis Palestina untuk memanusiakan pengalaman Palestina melampaui berita dan statistik. WANN memberi dunia akses langsung ke narasi Palestina tanpa batasan dan tanpa perantara asing yang berbicara atas nama mereka. Ini memperkuat perspektif Palestina yang secara historis telah ditekan di media arus utama.