Persetan Kuliahmu tentang Seni Menulis, Rakyatku Dibantai

Karya Noor Hindi

Terjemahan bahasa Indonesia oleh Eliza Vitri Handayani

Karya @shahd_rajab51 dari Gaza, via @flyers_for_falastin

Penjajah menulis tentang bunga.

Aku cerita tentang anak-anak melempar batu pada tank Israel

beberapa detik sebelum mereka jadi bunga aster.

Aku mau aja jadi seperti penyair-penyair yang peduli tentang bulan.

Orang Palestina gak melihat bulan dari sel penjara dan bui.

Bulan itu indah sekali.

Bunga-bunga itu indah sekali.

Aku petik bunga untuk almarhum ayahku waktu aku sedih.

Dia nonton Al Jazeera sepanjang hari.

Bisa gak sih Jessica berhenti kirim Selamat Puasa.

Aku sadar aku orang Amerika karena waktu aku masuk ruangan sesuatu mati.

Metafor tentang mati itu untuk penyair yang

pikir arwah peduli tentang bunyi.

Waktu aku mati, aku sumpah bakal

menghantuimu selamanya.

Suatu hari, aku akan nulis tentang

bunga seolah bunga itu milik kita.

Kembali ke Daftar Isi

Noor Hindi adalah penyair Palestina-Amerika. Koleksi puisi pertamanya, Dear God. Dear Bones. Dear Yellow (Haymarket Books 2022), mendapat penghargaan kehormatan untuk Arab American Book Award. Saat ini ia sedang menyunting antologi puisi Palestina bersama George Abraham (Haymarket Books, 2025). Ikuti dia di Instagram @NoorKHindi.

Ia mengajak kita semua untuk bergabung dalam perjuangan global demi kelangsungan hidup dan pembebasan warga Palestina dan semua orang yang tertindas. Di mana pun dan di mana pun kita berada, kita dapat menggugat, mengadvokasi, bersuara, dan menentang dengan cara-cara kecil dan besar.