Musuh Matahari

Karya Samih al-Qasim

Terjemahan bahasa Indonesia oleh Eliza Vitri Handayani

Karya @with_anfal.8 dari Gaza, via @flyers_for_falastin

Aku mungkin saja – kalau kau mengkehendakinya – kehilangan pekerjaan

Aku mungkin jual kemeja dan tempat tidurku.

Aku mungkin bekerja sebagai tukang batu,

Penyapu jalan, kuli angkut.

Tukang bersih-bersih di tokomu

Atau mengais sampahmu mencari makan.

Aku mungkin tidur dengan perut lapar

Oh musuh matahari,

Tapi

Aku takkan melunak

Dan sampai denyut nadi yang terakhir

Aku akan melawan

Kamu bisa saja merampas petak terakhir tanahku,

Menjejalkan anak-anak mudaku ke penjara-penjaramu

Kamu bisa saja menjarah warisan budayaku

Kamu bisa saja membakar buku-bukuku, puisi-puisiku

Atau memberikan dagingku kepada anjing.

Kamu bisa saja menyebar jaring teror

Dari atap-atap desaku,

Oh musuh matahari,

Tapi

Aku takkan melunak

Dan sampai denyut nadi yang terakhir

Aku akan melawan

Kamu bisa saja memadamkan cahaya mataku.

Kamu bisa saja merampas ciuman ibuku.

Kamu bisa saja mengutuk ayahku, rakyatku.

Kamu bisa saja mengaburkan sejarahku,

Kamu bisa saja merampas senyuman anak-anakku,

Dan semua kebutuhan hidupnya.

Kamu bisa saja membodohi teman-temanku dengan wajah palsumu.

Kamu bisa saja membangun tembok kebencian di sekelilingku.

Kamu bisa saja merekatkan mataku pada penghinaan

Oh musuh matahari,

Tapi

Aku takkan melunak

Dan sampai denyut nadi yang terakhir

Aku akan melawan

Oh musuh matahari

Dekorasi dinaikkan di pelabuhan

Seru-seruan memenuhi udara,

Hati-hati bercahaya,

Dan di cakrawala

Layar mengembang

Menantang angin

Dan laut yang dalam.

Itulah Ulysses

Kembali pulang

Dari samudra kehilangan.

Itulah kembalinya matahari,

Orang-orang yang diasingkan

Dan demi dia, dan dia,

Aku bersumpah

Aku takkan melunak

Dan sampai denyut nadi yang terakhir

Aku akan melawan,

Melawan—dan melawan.

Kembali ke Daftar Isi

Samih al-Qasim (11 Mei 1939 – 19 Agustus 2014) adalah penyair dan penulis esai Palestina yang sangat dicintai dari desa Al Remeh di Galilea.

Versi bahasa Inggris bisa dibaca di Black Agenda Report.