Kalau Aku Mesti Hidup

Karya Tala Herzallah

Terjemahan bahasa Indonesia oleh Eliza Vitri Handayani

Karya @amal_eldalow dari Gaza, via @flyers_for_falastin

Kalau aku mesti hidup

Engkau harus lihat

Pejuang yang kauajarkan aku untuk jadi

Yang menjaga harta-bendamu

Dan tak pernah melepaskan kisahmu

Melayang di udara yang mematikan.

Layangan itu ada di sana, di adegan yang sama

Tapi tak membawa harapan akan suatu akhir

Bagi sakit dan derita kita.

Anak itu mendongak mencari jawaban

tapi malaikatnya tidak di sana. Aku menggenggam

tangannya dan bermimpi tentang tempat

ke mana kautinggalkan kami, tempat yang memelukmu

dengan segala kehangatan dan kedamaian.

Kalau aku mesti hidup

Biarkan aku bebas.

Biarkan anakku mencinta dan memandang lepas.

untuk Refaat Alareer (1979-2023)

Kembali ke Daftar Isi

Tala Herzallah adalah seorang penerjemah, penulis, dan pelatih bahasa Inggris. Ia telah bekerja sejak tahun kedua di universitas. Ia sekarang menjadi mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Gaza, mengambil jurusan sastra Inggris dengan minor penerjemahan. Tahun 2024 seharusnya menjadi tahun terakhirnya. “Saya penuh dengan ambisi, kekuatan, dan kesabaran untuk mengembangkan masa depan saya dengan kesuksesan,” katanya. Tala adalah salah satu dari banyak mahasiswa Dr. Refaat Alareer. Ia berkata, “Dr. Refaat adalah dan akan selalu menjadi salah satu inspirasi saya.”

Puisi ini diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh We Are Not Numbers, inisiatif yang memberdayakan para penulis Palestina untuk memanusiakan pengalaman Palestina melampaui berita dan statistik. WANN memberi dunia akses langsung ke narasi Palestina tanpa batasan dan tanpa perantara asing yang berbicara atas nama mereka. Ini memperkuat perspektif Palestina yang secara historis telah ditekan di media arus utama.